Wedangan Rumah Nenek, Kuliner Tradisional Solo Bernuansa Tempo Doloe

Sebenarnya, wedangan dapat dikatakan sebagai gaya hidup yang begitu kental di Solo. Jika traveler sedang singgah di kota ini, ada sebuah tempat yang menyediakan wedangan dengan hidangan tradisional. Wedangan ini memiliki nama Wedangan Rumah Nenek.

Obyek wisata kuliner ini berlokasi di Jalan Sidoluhur 58 Laweyan. Wedangan Rumah Nenek berada di kawasan yang sangat terkenal sebagai kampung batik. Konon, bangunan wedangan ini adalah peninggalan abad XVII dan dimiliki seorang saudagar batik dari Laweyan. Bahkan, bangunan Wedangan Rumah Nenek ini menjadi satu-satunya bangunan yang masih original.

Rumah Joglo yang mempunyai sentuhan Eropa sengaja tak diberikan perubahan besar, karena dianggap sebagai aset cagar budaya. Paduan konsep Belanda dan Jawa yang dilestarikan di sini memang megah karena ruangan kuno dan arsitekturnya.

Mengutamakan menu bercitra tradisional

Sajian khas HIK atau Hidangan Istimewa Kampung merupakan menu utama yang ditawarkan di Wedangan Rumah Nenek. Macam sajiannya antara lain nasi kucing, sate hingga makanan tradisonal lain seperti kerupuk karak, jadah, lumpia.

Tak hanya hidangan yang bernuansa daerah saja, Wedangan Rumah Nenek ini juga memiliki sajian utama yang jadi andalan yaitu daging buntut yang dimasak dengan spesial. Sehingga menu ini menghasilkan daging yang begitu empuk serta bercampur dengan kuah nan gurih.

Untuk minumannya, Wedangan Rumah Nenek mempunyai tiga resep otentik yakni Wedang Uwuh, Bengawan Solo dan JKJS. Apabila traveler belum pernah mencoba wedang uwuh, minuman ini dibuat dari rempah cengkeh, kayu manis, daun pala dan jahe. Rasa hangat dari wedang uwuh akan terasa saat melalui tenggorokan, ditambah lagi dengan warna merah dari kayu secang.

Sedangkan untuk JKJS, sajian minuman ini merupakan singkatan dari Jahe, Kencur, Jeruk serta Sereh. Apabila dilihat dari bahan racikannya, traveler pasti sudah bisa membayangkan seperti apa rasa dari minuman ini. JKJS menghasilkan rasa yang unik dari jeruk dan rempah yang tercampur jadi satu.

Bengawan Solo, nama menu minuman ini mungkin cukup khas di telinga traveler. Minuman ini memiliki bahan dasar tape, susu cokelat dan jahe. Cita rasanya merupakan hasil kombinasi antara pedas, manis dan sedikit asam.

Harga dan jam buka

Berbagai sajian minuman serta makanan di Wedangan Rumah Nenek. Di banderol dengan harga murah antara Rp 3 ribuan hingga Rp 30 ribuan saja. Wisata kuliner ini buka dari jam 10 pagi hingga 12 malam hari.

Karena berada di kawasan Kampung Batik Laweyan, tentunya tidak akan sulit mencari hotel di Solo yang dekat dengan Wedangan Rumah Nenek. Jadi untuk penyuka wisata kuliner dari luar daerah, sangat sayang jika sedang liburan di Solo namun tidak singgah di tempat ini.